Sabtu, 03 November 2018

Sistem informasi manajemen pendidikan kesiswaan

Terdapat berbagai langkah-langkah dasar dapat dilakukan dalam pengembangan sistem informasi yaitu

1. Studi fasibilitas (mempelajari apa saja fasilitas yang diperlukan di lembaga tersebut).

2. Menentukan persyaratan sistem (mengetahui sarat-sarat yang digunakan untuk menjalankan sistem.

3. Merancang dan menerapkan sistem yang perangkatnya terdiri atas basis data (data base), persiapan fisik, langkah-langkah kerja dan solusi program.

4. Perubahan keorganisasian(dengan organisasi yang baik semua akan berjalan dengan lancar)

5. Pengetesan solusi(mengetahui apa yang dibutuhkan dan tidak dibutuhkan)

6. Manajemen proyek(dengan manajemen yang baik proyek akan selesai dengan mudah)

Dalam keterkaitan itu suatu proses pengembangan sistem informasi Manajemen memungkinkan mencapai taraf kualitas yang memadai, tetapi kunci utama untuk mencapai perkembangan tersebut bergantung pada unsure manusia itu sendiri.

Manajemen kesiswaan bertujuan untuk mengatur kegiatan siswa agar kegiatan-kegiatan tersebut menunjang proses pembelajaran dilembaga pendidikan (sekolah), lebih lanjut, proses pembelajaran dilembaga tersebut.

Dan berfungsi sebagai wahana bagi siswa untuk mengembangkan diri se optimal mungkin, baik yang berkenaan dengan segi-segi induvidualitasnya, segi sosial, kebutuhan, dan segi potensi siswa lainnya.

Dalam mengembangkan program manajemen kesiswaan terdapat 5 hal yaitu.

1. Manajemen kesiswaan dipandang sebagai bagian keseluruhan manajemen sekolah.

2. Segala bentuk kegiatan manajemen
kesiswaan haruslah mengemban misi pendidikan dalam rangka mendidik siswa.

3. Kegiatan-kegiatan manajemen kesiswaan harus diupayakan untuk memepersatukan siswa yang mempunyai keragaman, latar belakang dan punya banyak perbedaan.

4. Kegiatan manajemen kesiswaan haruslah dipandang sebagai upaya pengaturan terhadap pembimbingan siswa.

5. Kegiatan manajemen kesiswaan harus mendorong dan memacu kemandirian siswa, prinsip kemandirian akan bermanfaat tidak hanya di sekolah, melainkan juga ketika sudah terjun ke masyarakat.

Upaya itu akan optimal jika siswa itu secara sendiri berupaya aktif mengembangkan diri sesuai dengan program-program yang dilakukan sekolah. Ruang lingkup manajemen peserta didik mencakup:

1. Perencanaan Peserta Didik

a. Sensus sekolah(yaitu mempelajari sekolah tersebut apakah sekolah tersebut memiliki apa yg dibutuhkan siswa tersebut)

b. Penentuan jumlah peserta didik yang diterima(tiap sekolalah memiliki ruang terbatas oleh karna itu diperlukan pembatasan karna bila sekolah mengabaikan batas jumlah murid kegiatan ajar mengajar akan menjadi bermasalah karna kurangnya ruang dan guru)

2. Penerimaan peserta didik

a. Kebijaksanaan dalam penerimaan peserta didik(membuat sebuah persaratan agar jumblah murit tidak melebihi batas yang dapat ditangani sekolah)

b. Sistem penerimaan peserta didik baru(membuat sistem yang dapat mempermudah penerimaan siswa)

c. Orientasi(mempelajari apa siswa tersebut bisa diterima)

Sistem informasi manajemen kesiswaan merupakan proses pengelolaan dari mulai pengumpulan data hingga menjadi informasi, termasuk proses pertransferan informasi tehadap siswa dari mulai penataan dan pengaturan terhadap kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan peserta didik sejak peserta didik masuk sekolah sampai keluar dari sekolah secara efektif dan efesien.

Sistem informasi manajemen kesiswaan ini sangat berguna sekali bagi sekolah dan terutama bagi siswa. Diantara kegunaan sistem informasi manajemen kesiswaan bagi siswa yaitu:

#Menyediakan suatu media bagi siswa untuk memantau perkembangan baik dari sisi akadmik, maupun non akademik.

#Membantu siswa dalam memperoleh informasi mengenai mata pelajaran yang disajikan di sekolah dan meningkatkan prestasi siswa melalui database bahan pelajaran dan soal latihan.

#Membantu siswa dalam persiapan sebelum memasuki jenjang pendidikan dan selanjutnya.

#Merencanakan karir dan mengembangkan kemampuan social atas dasar informasi dan pengetahuan akan dirinya sendiri, sekolah, Lingkungan kerja dan masyarakat.

Sebagai seorang menejer kepala sekolah bertanggung jawab memberikan layanan kepada siswa dengan cara memenuhi kebutuhan-kebutuhan yang mereka perlukan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya secara efektif dan efisien. Kaiatannya dengan sistem informasi kesiswaan, ada beberapa factor yang dapat menjadi syarat keberhasilan sistem.

#. Saran
Sebagai seorang menejer pendidikan (Kepala Sekolah/ Madrasah) dalam penggunaannya Kesiswaan ini haruslah bijaksana, dengan terlebih dulu memahami keadaan dan kemampuan siswa tersebut dikarenakan dengan mengetahui akan mempermudan kegiatan ajar mengajar dan menempatkan siswa ditempat yang tepat saat pembelajaran.

4 komentar:

  1. SOAL UJIAN TENGAH SEMESTER (UTS)
    INSTITUT PESANTREN SUNAN DRAJAT (INSUD)

    Hari/Tanggal : Sabtu / 10 November 2018
    Jurusan/Semester : Manajemen Pendidikan Islam/ V A - C
    Mata Kuliah : Sistem Informasi Manajemen Pendidikan
    Dosen Pengampu : Muhammad Haris, M.Pd.I

    1. Bagaimana pemahaman Anda terhadap mata kuliah Sistem Informasi
    Manajemen Pendidikan?
    2. Jika Anda sebagai pimpinan lembaga, kepala atau jabatan tertinggi
    lainnya, bagaimana implementasi dan evaluasi yang akan Anda
    lakukan sesuai materi perkuliahan yang Anda pilih?

    BalasHapus
  2. 1. Jadi menurut saya informasi manajemen pendidikan itu mempelajari tentang bagaimana cara untuk memahami informasi yang terdiri dari berbagai informasi tertentu yang sudah tersedia di berbagai tempat seperti internet, pamflet, TV dan media media lain yang sejenisnya
    Hal tersebut bisa digunakan untuk membuat sistem terbaru yang lebih baik atau hanya untuk mempelajari hal-hal baru agar tidak tertinggal dari lembaga pendidikan yang lain dalam kualitas dari lembaga pendidikan yang dikelolanya tersebut
    hal itu dikarenakan kan banyak lembaga pendidikan yang mengalami masalah dalang memperbesar lembaga pendidikan dikarenakan tidak terlalu memahami atau memang Tertinggal dari lembaga-lembaga pendidikan yang lain dalam memahami informasi terbaru yang bisa untuk digunakan memperkuat sistem yang sudah dimilikinya,
    Hal di atas terjadi karena kan kemajuan perkembangan pendidikan di Indonesia dari teknologi atau administratif itu tidak merata oleh karena itu untuk mempelajari sistem informasi manajemen pendidikan itu memang penting
    Dengan mempelajari hal tersebut akan tingkatkan pembelajaran, pelayanan dan sejenisnya yang bisa digunakan untuk meningkatkan standart mutu dari lembaga pendidikan yang dikelolanya
    Sekarang saya akan menjelaskan bagaimana cara untuk membangun sistem informasi pendidikan yaitu pada dasarnya sistem informasi diciptakan melalui berbagai tahap peningkatan dengan menggunakan banyak sumber daya mulai dari disiplin ilmu yang berbeda-beda, baik di sisi manajemen, teknologi informasi, pendanaan dan lain-lain
    Keinginan untuk menciptakan sistem informasi dasarnya merupakan sebuah ide yang tetapi dengan banyaknya campuran berbagai unsur untuk mendukung dari pembangunan sistem informasi tersebut, dengan hal-hal tersebut maka dasar dari ide-ide tersebut akan mulai untuk berkembang menjadi kompleks atau sangat kompleks
    Bagaimana kah cara meningkatkan sebuah ide sistem informasi menjadi hal yang baru?
    Jawabannya adalah ide itu perlu di kembangkan menggunakan dukungan dari mulai mencari tahu informasi-informasi yang bisa digunakan untuk mengembangkan ide tersebut menjadi sebuah hal yang bisa digunakan lembaga pendidikan untuk meningkatkan kualitas mutu pendidikannya walau pada akhirnya ide tersebut masih perlu untuk dikembangkan secara bertahap dalam membangun sistem informasi yang baik.

    BalasHapus
  3. 2. Saya akan memulai nya dengan mencari tahu apa saja yang dimiliki oleh lembaga pendidikan yang saya Pimpin mulai dari media pembelajaran, fasilitas, guru, anak didik atau murid dan lain-lain dengan begitu saya akan bisa untuk mengembangkan berbagai cara yang sudah saya ketahui semaksimal mungkin dengan apa yang sudah saya pelajari
    Hal itu akan saya evaluasi setiap tahun Apakah yang sudah saya terapkan itu baik atau tidak Dan bila itu baik Makkah saya akan terus terapkan dan Bila itu buruk atau masih kurang baik maka akan saya perbaiki menjadi bisa digunakan lebih baik lagi dengan begitu lembaga pendidikan yang saya Pimpin tidak akan mengalami penurunan atau bahkan mengalami peningkatan dalam mutu kualitas dari lembaga pendidikan tersebut

    BalasHapus
  4. #demiilmu #mpiinsud #mpiangkatan3berkarya

    BalasHapus